ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Derasnya arus informasi di zaman ini, membuat semua orang
harus dapat mengikuti perkembangannya. Ditakutkan, mereka yang tidak mengikuti
perkembangan informasi akan tertinggal dengan yang lainnya. Perkembangan
tekhnologi saat ini yang begitu inovatif, membuat generasi muda khususnya
peserta didik selalu ingin mengikutinya. Peserta didik pada umumnya cenderung
tertarik kepada hal hal yang berbau teknologi.
Ketertarikan peserta didik dengan hal tersebut, membuat
perlunya inovasi yang diperlukan guru dalam mentransfer ide ide ataupun materi
belajar yang sedang di belajarkan. Ketertarikan peserta didik dengan inovasi
teknologi saat ini, cenderung membuat cara-cara pembelajaran konvensional yang
dilakukan oleh guru disekolah sedikit membosankan peserta didik. Diperlukanlah
suatu alat untuk memenuhi keinginan peserta didik saat ini dan akan datang.
Dengan inovatif nya teknologi sekarang ini, terdapat suatu
kecerdasan yang dapat menggantikan kebosanan peserta didik dalam mengikuti
pembelajaran disekolah yang sesuai dengan keinginan peserta didik dalam haus
akan teknologi. Artificial Intelegen atau Kecerdasan buatan dapat dijadikan
suatu penyelesaiannya. Kecerdasan buatan ini merupakan teknologi yang dapat
digunakan manusia sebagai pembantu atau asisten dalam penyelesaian suatu
permasalahan, namun keberadaannya berupa tampilan virtual atau suatu sistem
dalam komputer. Untuk memahami Artificial Intelegen, berikut ulasan singkat
yang dapat kita pahami.
Definisi/Pengertian
Artificial Intelligence
Kecerdasan
buatan atau artificial intelligence merupakan salah satu bagian ilmu
komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti
dan sebaik yang dilakukan oleh manusia (Buku Sri Kusumadewi)
Artificial Intelligence didefinisikan
sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem
seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke
dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat
dilakukan manusia (In.Wikipedia).
Artificial
Intelligence Merupakan
kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman
komputer untuk melakukan sesuatu hal - yang dalam pandangan manusia adalah –
cerdas (H. A. Simon [1987])
Artificial
Intelligence merupakan
Sebuah studi tentang
bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan
lebih baik oleh manusia (Rich and
Kinight [1991])
Artificial
Intelligence merupakan Studi tentang kemampuan mengindera dengan menggunakan
model komputasi. (Charniak+McDermott, 1985)
Artificial
Intelligence merupakan Otomasi aktivitas yang berhubungan dengan proses
berpikir, pemecahan masalah dan pembelajaran. (Bellman, 1978)
Dari
beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa Artificial Intelligence
merupakan suatu kecerdasan yang dapat dipelajari, dirancang, dan dibuat dalam
bentuk komputasi atau ilmu komputer yang secara otomatis dapat bekerja dalam menyelesaikan
permasalahan .
Artificial
Intelligence dalam Pembelajaran Matematika
Winston
dan Prendergast [1984] mengungkapkan ada tiga tujuan dari
kecerdasan buatan antara lain :
1.
Membuat mesin menjadi lebih pintar
(tujuan utama)
2.
Memahami apa itu kecerdasan (tujuan
ilmiah)
3.
Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan
entrepreneurial)
dari
pernyataan diatas, dapat dirumuskan tujuan utama AI adalah bagaimana membuat komputer
atau software yang memiliki kecerdasan seperti kecerdasan manusia. Disini Kecerdasan
kecerdasan yang ada dapat meliputi penalaran, pengetahuan, perencanaan,
pembelajaran, komunikasi, persepsi dan lainnya.
Dalam
pembelajaran terdapat Computer Assisted
Instruction (CAI ). CAI dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara
langsung dengan siswa untuk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan mengetes
kemajuan belajar siswa. CAI dapat bertindak sebagai tutor yang menggantikan
guru di dalam kelas. CAI juga bermacam-macam bentuknya bergantung kecakapan
pendesain dan pengembang pembelajarannya, bisa berbentuk permainan (games),
mengajarkan konsep-konsep abstrak yang kemudian dikonkritkan dalam bentuk
visual dan audio yang dianimasikan.
Menurut
Anderson, 1976 CAI termasuk kedalam media instruksiaonal dengan mengunakan
media komputer. Jika diklasifikasikan CAI termasuk kedalam media yang berbasis
komputer. Media lain misalnya klasifikasi media audio berarti jenis medianya
Audio Kaset, Audio Vission, aktive Audio Vission. Bentuk interaksi yang dapat
diaplikasikan media berbasis komputer menurut Heinich,et.al 1996, antara lain :
a) Praktek dan latihan (drill & practice) b) Tutorial c) Permainan (games)
d) Simulasi (simulation) e) Penemuan (discovery) f) Pemecahan Masalah (Problem
Solving)
Dari
penjelasan di atas jelas sekali bahwa penggunaan komputer sebagai media
pembelajaran tidak hanya semata-mata mengikuti kemajuan teknologi tetapi juga
untuk mencapai tujuan pembelajaran. Karena perancangannya juga disesuaikan
dengan konsep konsep pendidikan.
Dalam
menyampaikan segala informasi dan pengalaman belajar yang akan membuat proses
belajar mengajar menjadi efektif. Dengan menggunakan media-media
pembelajaran yang dikembangkan dengan menggunakan prinsip-prinsip dan
teknik-teknik AI, Peserta didik dapat belajar tanpa harus berhadapan langsung
dengan guru, dan informasi dalam media pendidikan tentunya dapat mepermudah
dalam transfer materi pembelajaran bagi guru.
Adapun
Beberapa Kelebihan dalam Artificial Intelegent dalam pembelajaran matematika:
1. Olah data dan penyelesaian masalah lebih cepat, 2. Dalam penggambaran dalam
konsep geometri dan sebagainya lebih baik dan lebih mudah digambarkan secara
tepat.
Beberapa
Kesulitan dalam pembuatan AI bagaimana AI tersebut dapat berperan seperti
manusia dimana AI dapat bekerja secara didaktik bagaimana Ia
menstransformasikan pembelajaran menjadi lebih terpaham oleh Peserta Didik.
Ekspektasi AI untuk pembelajaran Matematika:
- AI di buat bisa dipakai di berbagai
belahan dunia dan berbagai keperluan
- Bagaimana AI dapat dibuat agar sangat
mudah dipakai/digunakan
- Bagaimana supaya memodelkan AI agar siswa terakomodir
pembelajarannya dari berbagai klaster dan karakteristik peserta didik.
Dalam pembelajaran
matematika sudah berkembang dalam penerapan AI, salah satunya dengan
menggunakan aplikasiphoto math. Aplikasi PhotoMath ini dikembangkan oleh
MicroBlink yang merupakan developer asal dari Kroasia. Aplikasi yang sebenarnya
telah dikembangkan sejak tahun 2011 ini mempunyai teknologi pembaca teks yang
canggih untuk memindai soal-soal matematika yang diunggah
penggunanya. PhotoMath sendiri sampai saat ini telah mampu mendeteksi dan menyelesaikan
soal-soal matematika seperti topik desimal, pecahan, aritmatika, akar, dan
persamaan liner sederhana.
Dengan
sistem ini pengguna akan memperoleh respon cepat dan instan untuk jawaban soal
matematika Anda sesaat setelah Anda selesai memindai soal matematika
dengan smartphone. Dengan photoMath ini, Peserta didik dapat memeriksa
hasil jawaban yang telah di selesaikannya, sehingga dapat dibandingkan dengan
jawaban benar menurut photomath tersebut. Namun dibalik segala kecanggihannya,
ternyata aplikasi PhotoMath masih menyimpan sebuah kekurangan. Kelemahan dari
aplikasi ini adalah pada saat proses pemindaian, pengguna haruslah melakukannya
dengan baik dan benar. Karena jika tidak, PhotoMath tidak akan berjalan
sempurna. Akibatnya, mungkin saja jawaban yang muncul tidak akurat. Adapun mungkin
kedepan, pengelola dapat memaksimalkan aplikasi photoMath ini dengan
menyertakan proses penyelesaiannya.
Menurut saya, apapun media pembelajaran yang dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Menurut penulis, dengan cara apa AI ini mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam?
ReplyDeleteApakah peran AI akan dapat memusnahkan peran manusia?
ReplyDeleteMenurut penulis adakah kekurangan atau dampak negatif dari penerapan AL ?
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete